IQNA

20:18 - November 22, 2018
Berita ID: 3472677
AFGANISTAN (IQNA) - Presiden Afganistan menghadiri perayaan kelahiran Nabi Muhammad (saw).

Menurut laporan IQNA dilansir dari Ariana News Afganistan, perayaan maulid Nabi Muhammad (saw) diselenggarakan dengan dihadiri para ulama Afganistan di Istana Kepresidenan.

Ashraf Ghani menghadiri acara ini, yang bertepatan dengan hari kelahiran Nabi Muhammad (saw) pada tanggal 20 November dan berkata: “Dengan kelahiran Nabi (saw), dunia telah diselamatkan dari kebodohan dan kegelapan. Beliau berjuang melawan kekerasan dan ketidaktahuan. Muslim juga, dengan mengikuti Nabi, harus membawa kemakmuran dan kenyamanan.”

Menurut Ghani, alasan kesinambungan perang dan kekerasan di Afganistan karena tidak mempelajari sirah Rasulullah saw. “Jika kita menyaksikan ketidakamanan di negara ini, banyak orang yang menjadi korban di jalan ini, perempuan dan anak-anak khawatir dan ada banyak hambatan untuk kemajuan masyarakat, yang muncul karena tidak mengambil ibrat dan pelajaran lazim dari Rasulullah. Oleh karena itu, kami perlu meninjau pelatihan kami,” imbuhnya.

Dia, demikian juga mengatakan bahwa saham imam dan khotib harus ditentukan dalam kewajiban haji. Demikian juga, para ketua haji dan wakaf harus, dengan bekerja sama dengan pejabat provinsi, menyediakan bidang pelatihan komputer bagi para ulama agama.

Kementerian Tenaga Kerja dan Sosial Afganistan mengumumkan hari libur resmi pada hari Selasa 12 Rabiul Awal (20 November), yang menurut riwayat Ahlusunah adalah hari kelahiran Nabi Muhammad (saw).

 

http://iqna.ir/fa/news/3765800

 

Kunci-kunci: Afganistan ، Presiden ، Acara Milad Nabi
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\