IQNA

17:19 - December 03, 2018
Berita ID: 3472710
PAKISTAN (IQNA) - Pemerintah Pakistan telah menangkap para pemimpin kelompok Islamis Tehreek-e-Labbaik karena memprotes penghapusan hukuman mati bagi Asia Bibi dan mendakwanya dengan menyulut konflik.

Menurut laporan IQNA dilansir dari radio Azadi Afganistan, pemerintah Pakistan mengumumkan bahwa para pemimpin yang ditangkap adalah kelompok Islam radikal dikarenakan terlibat dalam konflik.

Kepala intelijen Pakistan, Fuad Chaudhary mengatakan Khadim Hussain Rizvi, pemimpin Tehreek-e-Labbaik dan dua pemimpin lainnya ditangkap atas tuduhan hasutan. Mereka kemungkinan akan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Rizvi dan lebih dari 3.000 pendukungnya ditangkap karena demo dalam memprotes putusan yang dikeluarkan untuk Asia Bibi (perempuan Kristen dituduh kasus penistaan agama).

Kelompok Tehreek-e-Labbaik melakukan demo pada tanggal 31 Oktober setelah keputusan Mahkamah Agung Pakistan yang mendasarkan penghapusan eksekusi Asia Bibi. Dalam hal ini, Rizvi dan para pemimpin kelompok lainnya didakwa dengan provokasi kekerasan dan menjelaskan ucapan konflik terhadap sistem peradilan Pakistan.

Perlu diingat bahwa para perempuan Muslimah di tempat tinggal Asia Bibi telah menuduhnya mengeluarkan kata-kata yang menista terhadap Nabi (saw) saat cekcok.

Para hakim Islamabad mengeluarkan perintah untuk membebaskan perempuan Kristen ini pada tanggal 31 Oktober. Mahkamah Agung Islamabad menyatakan bahwa tuduhan terhadap perempuan itu lemah dari aspek hukum dan tidak ada alasan untuk menghukumnya.

 

http://iqna.ir/fa/news/3768715

 

 

 

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\