IQNA

7:46 - December 07, 2018
Berita ID: 3472714
LEBANON (IQNA) - Hizbullah bereaksi terhadap gerakan Israel di perbatasan Lebanon dengan wilayah pendudukan Palestina, dan menyatakan: muqawamah Lebanon memantau pergerakan para penjajah Israel di semua lini.

Menurut laporan IQNA dilansir dari situs Palestina Online, Hasan Hubullah, anggota dewan politik Hizbullah di Lebanon, sebagai wakil pertama gerakan muqawamah Lebanon merespon langkah-langkah Israel di perbatasan Lebanon dengan wilayah pendudukan Palestina, dan menyatakan: “Muqawamah Lebanon sepenuhnya bangkit dan siap, serta memantau pergerakan Israel di semua lini.”

Dia mengatakan dalam sebuah pernyataan pers dan sebagai tanggapan atas apa yang oleh beberapa media digambarkan sebagai "Perisai Utara" Israel terhadap terowongan Hizbullah: Israel tahu bahwa hari ini Muqawamah mampu menghadapi serangan Israel dan dapat memberikan pukulan keras kepada musuh.

Dewan Media Nasional di Lebanon

Dewan Media Nasional Lebanon di Lebanon, sebagai tanggapan atas kontroversi beberapa media tentang inisiasi Operasi Perisai Utara Israel untuk menghancurkan terowongan Hizbullah, dengan mengeluarkan pernyataan meminta media- media agar tidak terjebak dalam perangkap media Israel dan kontroversi media yang dilancarkan Israel terhadap Lebanon.

Dalam pernyataan itu, meminta semua agensi media, situs internet dan aktivis jejaring sosial untuk tidak terjerumus dalam perangkap media dan kontroversi media yang diluncurkan Israel melalui publikasi video yang mengancam terhadap Lebanon. 

Dewan Media Nasional Lebanon mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa tentara Israel telah meluncurkan video yang mengancam terhadap Lebanon atas nama operasi eksplorasi terowongan Hezbollah dan penghancuran di Palestina utara.

Dewan ini mengumumkan, kemungkinan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu akan berusaha untuk mengubah kerusakan yang dia lihat di depan umum, dan bahwa rakyat Lebanon sadar bahwa bahaya utama bagi Lebanon adalah Israel, dan penyadaran ini adalah tanggung jawab media.

Sementara beberapa media menyebut aksi tentara Israel pagi ini dalam mengidentifikasi dan menghancurkan terowongan-terowongan Hizbullah di perbatasan tanah pendudukan dengan Lebanon sebagai operasi militer "Perisai Utara", dimana koresponden al-Mayadeen di Bethlehem, Palestina, mengumumkan bahwa tentara Israel memberitakan penarikan penggunaan nama operasi militer tersebut atas langkah-langkahnya dan menggambarkan tindakan ini sebagai kegiatan militer.

 

http://iqna.ir/fa/news/3769612

 

 

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\