IQNA

20:00 - December 21, 2018
Berita ID: 3472752
PALESTINA (IQNA) - OKI berencana untuk membentuk badan bantuan untuk membantu 5 juta pengungsi Palestina.

Menurut laporan IQNA dilansir dari Anadolu Turki, Organisasi Kerjasama Islam (OKI), dalam sebuah pernyataan, mengatakan bahwa Komite Ahli dari negara-negara anggota organisasi, dalam sebuah pertemuan akan meninjau pembentukan sebuah badan bantuan untuk para pengungsi Palestina yang tempatnya di kota Jeddah, Arab Saudi.

Yusuf Al-Othaimeen, Sekjen organisasi ini mengatakan, pertemuan itu diadakan sementara situasi keuangan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) memburuk, dan hal ini akan berimbas pada sejumlah aktivitas lembaga ini di bidang kemanusiaan, sosial dan ekonomi, terutama setelah AS menyetop bantuan ke lembaga ini.

“Kami menyerukan masyarakat internasional untuk memenuhi tanggung jawab historis, politik, hukum dan manusia untuk menyelesaikan masalah Palestina,” imbuhnya.

Pada 16 Januari 2018, pemerintah AS memotong $ 300 juta (dari $ 365 juta) ke Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA). Badan itu membantu sekitar 5,9 juta pengungsi dan orang-orang terlantar di Tepi Barat, Jalur Gaza, Yordania, Libanon, dan Suriah, dan pada akhir Agustus, Washington benar-benar menghentikan pembiayaan UNRWA, yang menyebabkan krisis keuangan di badan lembaga ini.

Perlu dicatat bahwa Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) dibentuk oleh PBB pada bulan Desember 1949. Organisasi ini adalah sebuah badan bantuan kemanusiaan dan fasilitas bantuan kemanusiaan untuk mendukung lebih dari 5 juta pengungsi Palestina yang terdaftar; para pengungsi yang diusir atau melarikan diri selama konflik Palestina 1948, serta perang enam hari pada tahun 1967, dengan anak-anak mereka atau dari rumah orang tua mereka.

 

http://iqna.ir/fa/news/3774294

 

 

           

 

 

 

 

 

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\