IQNA

8:03 - January 12, 2019
Berita ID: 3472808
BELGIA (IQNA) - Sebuah pameran yang diadakan dengan tema penderitaan dan musibah perempuan Muslim Rohingya di markas Parlemen Eropa di kota Brussels, Belgia.

Menurut laporan IQNA dilansir dari situs Arakan, pameran ini berjudul "Kisah-kisah Rohingya; Goncangan, Fleksibilitas, dan Harapan" dan bertujuan menggambarkan penderitaan dan tragedi perempuan Muslim Rohingya yang berbasis di perbatasan Myanmar dan Bangladesh.

Pameran dibuka pada hari Selasa (8/1), dan di situ dipamerkan lukisan-lukisan perempuan Rohingya yang kehilangan tempat tinggal, yang menggambarkan kisah penderitaan mereka.

Nosheena Shaheen Mobarik, anggota konservatif Parlemen Eropa di sela-sela pembukaan pameran, mengatakan acara itu dimaksudkan untuk tidak melalaikan masalah pengungsi Rohingya dan berkata: "Lukisan-lukisan ini menunjukkan kadar goncangan dan kerusakan pada perempuan Muslim Rohingya dan harapan mereka di masa depan".

Perlu dicatat bahwa Nosheena Shaheen Mobarik mengunjungi kamp-kamp pengungsi Rohingya di wilayah Cox’s Bazar di perbatasan antara Bangladesh dan Myanmar pada bulan April tahun ini dan berada dalam problem dan kesukaran-kesukaran mereka.

 

http://iqna.ir/fa/news/3780250/

 

 

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\