IQNA

18:47 - April 09, 2019
Berita ID: 3473031
IRAN (IQNA) - Menurut laporan IQNA, musabaqoh internasional Alquran pelajar dunia Islam ke-6, diselenggarakan kemarin pada 8 April, dengan dihadiri Alireza Kazemi, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Mohammad Reza Masibzadeh, Direktur Jenderal Alquran, Itrat dan Salat Pendidikan dan Pengembangan serta penanggung jawab penyelenggara musabaqoh, Mikael Bagheri, wakil kepala Quran, itrah dan salat kementerian di aula pertemuan wakil ini.

Kazemi, wakil direktur pendidikan dan budaya, dengan mengisyaratkan bahwa musabaqoh internasional Alquran adalah acara budaya terbesar di negara ini, mengatakan, pekan ini kita menyaksikan pelaksanaan musabaqoh Alquran ke-36, yang diadakan oleh Organisasi Wakaf dan Amal, dimana selain itu juga diselenggarakan musabaqoh internasional pelajar ke-6 untuk saling meningkatkan kuwalitas dan berkontribusi dalam penciptaan pengaruh.

Kazemi menyatakan, mengenalkan para pelajar dengan tokoh-tokoh internasional Alquran, mengenal para qori kenamaan di dunia, mengenal dengan gaya tilawah dan hafalan Alquran, mengenal dimensi artistik dan daya tarik Alquran, dan mengambil pelbagai pola dari musabaqoh dan menggunakan pelbagai pengalaman termasuk salah satu dimensi musabaqoh ini.

Dengan mengisyaratkan bahwa para pelajar kompetitor negara-negara lain dalam musabaqoh ini dan para kompetitor lainnya di berbagai kategori orang dewasa dan tunanetra serta pelajar dll... mengenal budaya asli Persia, ia menyatakan: “Moto Musabaqoh internasional Alquran tahun ini adalah "Satu Kitab, Satu Umat", yang mana merupakan slogan pemersatu yang dapat membangun konteks dan solidaritas negara-negara Islam, dan karenanya dasar dan ajaran Alquran ini dapat memberikan pengaruh yang didasarkan pada persaudaraan, persahabatan, kasih sayang dan menjauhi kekerasan dan simpati juga bantuan di tingkat masyarakat Islam yang mana ini adalah salah satu berkah dari musabaqoh internasional Alquran, dimana makna moto musabaqoh ini juga menegaskan pada  hal ini.

Kazemi mengatakan bahwa selama musabaqoh berlangsung, 105 pelajar perempuan dan laki-laki dari 34 negara berkompetisi satu sama lain di dunia maya berdasarkan kuota individu untuk setiap negara pada tahap awal, sementara itu 31 pelajar dari 21 negara di bidang hafalan dan qiraat Alquran telah memasuki babak semi final dan final musabaqoh ini.

Dia melanjutkan, dari 31 pelajar, yang terdiri dari 11 pelajar putri, 11 pelajar putra di bidang hafalan dan 9 pelajar di bidang qiraat dari negara-negara seperti Irak, Suriah, Yordania, Afganistan, Afrika Selatan, Tanzania, Kyrgistan, Kazakhstan, dll... yang melewati proses musabaqoh dalam dua tahap yaitu semi final dan final.

Kazemi mengungkapkan, malam ini, briefing, undian sambutan tamu akan dilakukan, dan dari besok (9/4), akan dimulai musabaqoh dan pembukaan musabaqoh akan diadakan pada hari Rabu (10/4), dan ditutup pada 14 April, dan kemudian para kompetitor akan bertemu dengan Rahbar.

Musabaqoh 31 Pelajar dari 21 Negara dalam Acara Terbesar Pelajar Alquran

http://iqna.ir/fa/news/3801798

 

 

 

 

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\