IQNA

9:07 - April 29, 2019
Berita ID: 3473077
SRI LANKA (IQNA) - Setelah serangan teroris baru-baru ini di Sri Lanka, pengungsi Afganistan dan Pakistan diancam oleh orang-orang Kristen di Sri Lanka.

Menurut laporan IQNA dilansir dari Ariana News Afganistan, pasca serangan teroris yang terjadi pada hari Minggu (21 April) bertepatan dengan hari Paskah umat Kristen di empat gereja dan tiga hotel di Sri Lanka, dan ISIS yang bertanggung jawab atas insiden tersebut, saat ini sekelompok pengikut Kristen yang marah dengan insiden itu telah mengancam pengungsi Afganistan dan Pakistan.

Orang-orang Kristen di kota Negombo (sebuah kota di barat Sri Lanka) berkumpul di depan rumah-rumah para imigran Afganistan dan Pakistan dan mengancam akan membunuh mereka jika mereka tidak meninggalkan rumahnya.

Salah satu pengungsi Afganistan berkata: “Ketika saya keluar dari rumah, saya menghadapi kemarahan orang-orang yang memegang pisau dan kayu dan berkumpul di depan rumah saya.”

Beberapa pengungsi Afganistan dan Pakistan di Sri Lanka dipukuli oleh orang-orang Kristen dan mereka terpaksa meninggalkan rumah mereka. Umat Kristen juga menyerang pusat-pusat penjualan Muslim di pusat kota Negombo dan memecahkan kaca-kaca pusat ini.

Beberapa pengungsi Afganistan dan Pakistan berkumpul di tempat parkir mobil polisi karena takut akan serangan balasan orang-orang Kristen yang marah dengan serangan teroris, dan 250 dari kelompok itu juga berkumpul di Masjid pusat Negombo, yang dilindungi oleh pasukan keamanan.

Dalam serangan teroris ISIS, empat gereja dan tiga hotel di Sri Lanka menewaskan 300 orang dan melukai ratusan lainnya.

 

http://iqnanews.ru/fa/news/3807006

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\