IQNA

Wawancara IQNA dengan Analisis Masalah Kawasan:
22:26 - May 05, 2019
Berita ID: 3473093
IRAN (IQNA) - Hassan Beheshtipour, seorang analis untuk urusan politik dan regional, mengatakan bahwa tujuan pemerintah Trump adalah untuk mengubah sistem Republik Islam dengan meningkatkan tekanan dan sanksi. “Masalah yang paling berpengaruh adalah suasana psikologis yang muncul pasca penerbitan semua jenis berita-berita negatif dan penyorotan berita-berita ini.”

Hasan Beheshtipur, peneliti, pakar politik dan internasional saat wawancara dengan IQNA, menjelaskan tujuan pemerintah Trump dalam menjatuhkan sanksi dan tekanan maksimum pada negara, tugas pemerintah dan pejabat pemerintah serta peran Israel dan negara-negara Arab dalam memperburuk sanksi-sanksi tersebut.

Apa pendapat Anda tentang tekanan dan sanksi AS terhadap Iran dan untuk apa tujuan sanksi ini dirancang?

Ada banyak pembicaraan tentang ini dan kita semua tahu bahwa pemerintah Donald Trump dan timnya bertujuan untuk meningkatkan ketidakpuasan publik di Iran dengan meningkatnya tekanan, sanksi dan peningkatan ketidakpuasan publik ini pada akhirnya akan menyebabkan jatuhnya Republik Islam.

Kehadiran militer pemerintah AS di Irak dan Afganistan yang dimilikinya, dan seperti yang dikatakan Trump sendiri, telah menghabiskan miliaran dollar di kedua negara ini dan masih belum membuahkan hasil dan tujuannya belum tercapai, dan sekarang mereka tidak ingin mengulangi pengalaman ini dalam menghadapi Iran. Alih-alih terlibat dalam perang, mereka berusaha meningkatkan ketidakpuasan publik dan menciptakan jurang pemisah antara negara dan bangsa serta bangsa dan kedaulatan, yang pada akhirnya menggulingkan Republik Islam Iran melalui pemberontakan jalanan dan pemisahan rakyat dari revolusi, pemerintahan Republik Islam Iran.

Mereka secara terbuka mengatakan bahwa kami ingin Republik Islam Iran untuk mengubah perilakunya, tetapi kenyataannya mereka berusaha untuk mengubah sistem dan ingin membawa pemerintah pro-Barat berkuasa di Iran.

Bagaimana seharusnya kebijakan Republik Islam Iran terhadap sanksi dan tekanan AS?

Tindakan utama dan mendesak adalah membangun kembali kepercayaan publik terhadap pemerintahan, yaitu, sangat penting bahwa pejabat hendaknya tidak berbicara dengan cara yang dapat merusak kepercayaan tersebut, melainkan kepercayaan publik pada pemerintah dan pemerintah harus dipulihkan, dan semua perangkat, Legislatif, kehakiman, eksekutif, dan organisasi non-pemerintah, sektor publik dan swasta, meletakkan dasar untuk menarik kepercayaan publik, dan orang yang bertanggung jawab, ketika berbicara, harus berbicara tentang fakta dan dengan kredibilitas, karena orang merujuk pada kata-kata ini.

Suasana Psikologis Lebih Berpengruh dari Sanksi/ Perlunya Membangun Kepercayaan Nasional

Menurut dia, setidaknya apa yang dapat dilakukan dalam kondisi seperti ini adalah agar semua orang terintegrasi dan bersatu sehingga Amerika Serikat melihat bahwa 80 juta orang berdiri di belakang pemerintah Iran. Persatuan dan solidaritas di dalam ini sangat penting.

Mengurangi biaya dalam konteks perang ekonomi adalah penting, dan sektor publik dan swasta dalam penganggaran harus mengindahkan kondisi masyarakat, dan masyarakat harus tahu bahwa pejabat pemerintah dan non-pemerintah merintis kondisi sulit ini, ketika orang melihat pihak berwenang berusaha untuk mengatasi situasi seperti itu, dan mengurangi banyak seminar, konferensi, dan program-program yang tidak perlu, maka kepercayaan mereka akan kembali.

Semua fasilitas negara harus dimobilisasi untuk meningkatkan produksi nasional. Ketika produksi meningkat, pengangguran dan inflasi menurun, dan akan ada banyak konsekuensi positif, masalah yang dihadapi para produsen dihilangkan, jika hasrat nasional terbentuk dan solidaritas nasional terealisasikan, maka tujuan-tujuan ini dapat dicapai.

Kita harus mengambil senjata boikot dari musuh, dan ini dapat dicapai, pedang sanksi harus diperlambat, bahkan jika kita tidak dapat menghilangkannya secara penuh, setidaknya kita kurangi efeknya.

Bisakah Trump akhirnya menggapai tujuan sanksi terhadap Iran dan memajukan kebijakannya, atau akankah ia gagal seperti mantan presiden AS?

Jika tidak kita pikirkan, ketidakpuasan ini akan meningkat dari hari ke hari dan berubah menjadi peristiwa di bulan Day 1396, dan tidak ada yang bisa menjamin bahwa tidak peduli berapa banyak masalah yang akan terjadi, orang-orang akan tetap acuh tak acuh, tetapi jika tekanan ekonomi keluar dari batas tertentu, kita akan memiliki banyak masalah, oleh karena itu, para pejabat seharusnya tidak menganggap masalah hanya bersumber dari sanksi, tetapi mereka harus melihat sanksi dengan realistis dan memperbaiki inefisiensi lainnya sehingga kita dapat melawan dengan serius perang ekonomi dan mencegah Amerika untuk mencapai tujuannya.

Suasana Psikologis Lebih Berpengruh dari Sanksi/ Perlunya Membangun Kepercayaan Nasional

http://iqnanews.ru/fa/news/3808095

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\