IQNA

22:37 - October 01, 2019
Berita ID: 3473479
AFGANISTAN (IQNA) - Seorang pakar politik Afganistan dengan mengisyaratkan bahwa jumlah pemilih di negara itu dalam referendum presiden sangat rendah dikarenakan masalah keamanan, menegaskan: “Ada kemungkinan pemilihan bisa memasuki putaran kedua.”

Sayed Alireza Mahmoodi, seorang pakar politik Afganistan, mengatakan kepada IQNA tentang waktu pemilihan presiden di negara itu: "Pemilu diadakan secara nasional dan di semua kota dan provinsi, tetapi jumlah pemilih sangat sedikit karena masalah keamanan."

Dalam menaggapi apakah ada kemungkinan akan penyelenggaraan putaran kedua pemilu oleh pemerintah Afganistan ataukah tidak, ia mengatakan: “Angka-angka yang tepat untuk jumlah pemilih belum diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum Independen Afganistan, tetapi referendum kemungkinan akan memasuki putaran kedua.”

Menurut Mahmoodi, sangat mungkin bahwa tidak ada kandidat yang akan memenangkan 51 suara, yang akan ditentukan dalam beberapa hari.

Pakar politik itu berkata: Sudah waktunya bagi Komisi Pemilihan Umum Independen Afganistan untuk mengumumkan hasilnya. Hari Minggu, (29 September), angka partisipasi laki-laki dan perempuan diumumkan.

 

http://iqna.ir/fa/news/3845594

Kunci-kunci: Afganistan ، Pemilu ، Putaran Kedua
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\