IQNA

9:24 - December 05, 2019
Berita ID: 3473672
PALESTINA (IQNA) - Kementerian Wakaf Palestina memuji keputusan ISESCO dalam menempatkan nama Masjidil Aqsha dalam daftar khusus tempat-tempat suci di dunia Muslim.

Menurut laporan IQNA dilansir dari almesryoon, Wakil Kementerian Agama dan Wakaf Palestina, Husam Abu al-Rab mengatakan, Keputusan ini memiliki peran penting untuk menjaga tempat ini sebagai sebuah warisan budaya, sejarah dan tempat ibadah.

Dia menambahkan: "Keputusan ISESCO ini akan menjadi tantangan besar bagi upaya Israel untuk mengubah situs sejarah Quds dan operasi Yahudisasi situs ini."

Husam Abu al-Rab lebih lanjut menekankan perlunya pelaksanaan keputusan-keputusan ini dengan tujuan mendukung Masjidil Aqsha.

ISESCO pada pertemuan darurat di Rabat, Maroko pada Selasa (3/11) mendeklarasikan Masjidil Aqsha sebagai semata-mata tempat suci Islam dan menempatkannya di daftar eksklusif tempat-tempat suci dunia Islam.

Organisasi Islam itu dalam pertemuan pada Selasa menyetujui bahwa Masjidil Aqsha, seperti Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah, dianggap sebagai tempat suci Islam.

Keputusan itu dibuat dalam pertemuan darurat Komite Warisan Dunia Islam di markas ISESCO di ibukota Maroko, Rabat.

Menurut laporan itu, komite tersebut juga sepakat untuk mendaftarkan dua barang antik di negara-negara Islam, termasuk 117 barang di daftar Warisan Dunia Islam dan tiga barang di daftar warisan Terancam Punah di negara-negara Islam.

Pertemuan itu sejalan dengan upaya ISESCO untuk menjaga barang antik negra-negara Islam dan perwakilan dari Kuwait, Mauritania, Pakistan, Kamerun, Pantai Gading dan Nigeria hadir dalam pertemuan tersebut.

 

https://iqna.ir/fa/news/3861796

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\