IQNA

9:26 - January 15, 2020
Berita ID: 3473845
THAILAND (IQNA) - Dokumenter syahid Hajj Qasem Soleimani, sebuah film dokumenter, diputar di sebuah pertemuan besar Muslim Thailand di Bangkok, ibukota negara itu.

Menurut laporan IQNA dilansir dari organisasi kebudayaan dan komunikasi Islam, pertemuan itu dibarengi dengan pertemuan untuk mengkaji upaya terorisme AS untuk dalam membunuh Jenderal Soleimani dengan tema "Ketika seorang penjahat global melakukan kejahatan baru".

Wakil Duta Besar dan atase kebudayaan Iran di Bangkok menghadiri pertemuan tersebut, dan sebuah film dokumenter tentang masalah syahid Hajj Qasem Soleimani dan foto-foto tentang salat dan tasyi’ jenazah diputar untuk para hadirin.

Dalam sebuah pertemuan di Thailand, para cendekiawan Muslim dan analis memberikan ceramah untuk mendukung syahid Hajj Qasem Soleimani dan posisi Republik Islam Iran terhadap Amerika Serikat, dan menekankan bahwa Hajj Qasem adalah seorang pahlawan dan memainkan peran kunci dalam penghapusan ISIS.

Berbicara pada pertemuan itu, mantan anggota parlemen Thailand, Muk Sulaiman menggambarkan ketakutan AS terhadap Revolusi Islam sebagai faktor utama dalam konflik dengan Iran, dan mengatakan tindakan Trump adalah kejahatan yang jelas, sementara Iran berdiri dan bangkit dalam mendukung sumber daya dan budayanya.

Pembicara lain, Washer Widom, mengatakan: “Rencana pembunuhan Jenderal Qasem sudah dirancang sebelumnya. Tetapi tidak ada yang berani menentang rencana ini, sampai Trump menjalankan rencana tersebut, mengapa Trump berani melakukannya? Karena dia pikir memiliki kepentingan untuk negaranya dan bisa menyeret Iran ke negosiasi.”

 

https://iqna.ir/fa/news/3871361

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\