IQNA

7:59 - February 22, 2020
Berita ID: 3473957
TEHERAN (IQNA) - Komite haji India telah mengumumkan bahwa penerbangan untuk pemberangkatan peziarah Baitullah untuk melakukan kewajiban haji Tamattu’ akan dimulai pada 22 Juni dan berakhir hingga 26 Juli.

Komite pusat haji India melaporkan, undian pemilihan para Jemaah yang diberangkatkan melalui komite pusat haji untuk ziarah Baitullah telah dilakukan. Pemberangkatan dimulai 22 Juni dan berlangsung hingga 26 Juli.

Ketua komite pusat haji India, Syaikh Jina mengatakan, “Persiapan penerbangan pemberangkatan para jemaah haji sedang dilakukan dan untuk mempermudah hal ini, para Jemaah diberangkatkan dari 22 terminal negara.”

Lebih lanjut Syaikh Jina mengatakan, "140 ribu peziarah India mengunjungi Mekah melalui komite pusat haji, sementara jumlah peziarah yang diberangkatkan ke Mekah lewat tour-tour khusus akan mencapai 200.000 orang."

Dia menambahkan bahwa para peziarah melakukan ritual manasik haji bersamaan dengan 9 Dzulhijjah di Arafah.

Demikian juga, Direktur Eksekutif komite pusat haji, Magsood Ahmad Khan, mengatakan: “Semua tanggung jawab dan tugas untuk menyediakan keamanan dan fasilitas penuh bagi para peziarah yang dipilih, diemban oleh komite ini.”

Dia menambahkan, para peziarah diberangkatkan dalam dua tahap; tahap pertama para jemah diterbngkan ke Madinah al-Munawwaroh dan kedua, para peziarah diberangkatkan dari Jeddah ke Mekah.

Maqsood Ahmad Khan berkata: "Pada tahap pertama, peziarah dari India Utara akan diberangkatkan haji. Tahun ini, dengan melihat pengumuman pendaftaran online, komite haji menerima 216.000 permintaan, yang mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun lalu."

Menurutnya, permintaan yang terdaftar di komite haji menunjukkan ada kurang dari 5.000 permintaan.

Menteri Minoritas India, Mukhtar Naqvi juga mengatakan: Dengan kerja yang baik dari pemerintah Perdana Menteri, Narendra Modi, tahun ini seluruh proses haji sedang didigitalkan dan dilaksanakan lebih murah dan lebih mudah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Dia mengatakan, India akan menjadi satu-satunya negara di tahun ini yang mendigitalkan seluruh proses haji dari pendaftaran hingga penerbitan visa.

Naqvi melanjutkan, sebuah aplikasi seluler "Masiha" yang berisi semua informasi tentang haji yang berkaitan dengan kesehatan, akomodasi, transportasi, dan informasi lain para peziarah di Madinah dan Mekah seperti akomodasi, nomor bus dll ... bisa diunduh.

Dia mengingatkan, ada kemungkinan aplikasi ini akan dihubungkan ke kartu SIM haji sehingga mereka dapat menemukan informasi tentang semua tahap haji pada waktu yang dibutuhkan. (hry)

 

3880244

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\