IQNA

4:11 - February 24, 2020
Berita ID: 3473965
TEHERAN (IQNA) - Sebuah surat kabar Amerika menulis dalam edisi hari ini: Makam Abu Mahdi al-Muhandis, wakil ketua organisasi al-Hashd al-Syaabi Irak, telah menjadi tempat berkumpulnya kelompok-kelompok oposisi politik AS.

Almaalomah melaporkan, dalam sebuah laporan yang dikutip dari Al-Monitor, harian yang berbasis di AS pada hari Minggu (23/2) oleh Abbas Abdul Hussein, pejabat keamanan pemakaman di Wadi al-Salam di Najaf Ashraf, menulis: “Makam syahid Abu-Mahdi al-Muhandis, wakil ketua organisasi al-Hashd al-Syaabi Irak, bukan lagi makam biasa, namun telah menjadi tempat ziarah.”

Menurut laporan tersebut, laki-laki dan perempuan Irak, di samping para peziarah dari Iran, Lebanon dan Bahrain, datang ke makam syahid setiap hari dan meneriakkan slogan-slogan menentang kebijakan AS.

Laporan tersebut menambahkan, makam al-Muhandis telah menjadi tempat berkumpul bagi ribuan peziarah Syiah yang mengunjungi tempat suci Imam Ali (as) di Najaf setiap hari, dan para peziarah berkumpul dalam perjalanannya menuju makam syuhada. Sampai-sampai dari jam-jam pertama hari sampai matahari terbenam, pintu masuk ke makam syahid ini penuh dengan minibus yang membawa para peziarah.

Seorang perempuan Irak bernama Ummu Husein, mengatakan bahwa dia telah menempuh perjalanan sejauh 450 kilometer dari Basra ke Najaf untuk hadir di makam syuhada ini.

Dia menambahkan: "Setiap kali kita datang menziarahi makam Imam Ali (as), kita juga berhenti di makam pahlawan syahid Abu Mahdi al-Muhandis."

Laporan itu juga menulis: Seorang peziarah Iran bernama Reza Ebadi, yang berasal dari tempat kelahiran syahid Qasem Soleimani, Kerman datang ke Najaf, mengatakan: “Kami datang ke sini untuk menziarahi syahid ini yang dicintai orang-orang Iran dan Irak, dan ketahuilah bahwa ingatan akan syahid ini dan syahid Soleimani ini tidak akan pernah terlupakan.” (hry)

 

3880931

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\