IQNA

8:55 - May 19, 2020
Berita ID: 3474230
TEHERAN (IQNA) - Otoritas Palestina telah melarang semua kegiatan sosial selama Idul Fitri untuk mencegah peningkatan penyebaran virus corona.

Alahed news melaporkan, Perdana Menteri Otoritas Palestina, Muhammad Ashtiyah dalam sebuah pers mengatakan, sampai terbenamnya matahari pada hari Jumat mendatang, semua tempat komersial di semua provinsi akan dibuka kembali.

Terkait program pemerintah untuk Idul Fitri, dia berkata: “Dari terbenamnya matahari hari Jumat depan (22 Mei) hingga akhir Senin (25 Mei), segala kegiatan dan aktivitas sosial di semua kota, kamp dan desa Palestina dilarang, dan semua tempat umum dan pribadi selain dapur dan apotek, akan ditutup selama beberapa hari ini.”

Ashtiyah menambahkan: Pada hari Selasa, 26 Mei, sebuah pertemuan akan diadakan untuk mengevaluasi situasi dan meninjau langkah-langkah untuk mengembalikan masyarakat pada kehidupan normal mereka berdasarkan jumlah pasien corona, untuk hari-hari setelah Idul Fitri.

Dia mengatakan: “Menurut studi yang akan dilakukan selama masa ini, setelah hari Selasa pekan depan, program akhir untuk mengembalikan orang ke kehidupan normal setelah Idul Fitri akan disajikan.”

Di penghujung, Ashtiyah menekankan, program kami untuk memulihkan kondisi pasien corona di Palestina terus berlanjut, dan kami akan berupaya untuk membangun kembali siklus ekonomi Palestina. Namun jaminan utama untuk mencapai hari-hari sebelum corona adalah kerja sama dan komitmen semua masyarakat serta penerapan langkah-langkah kesehatan yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan Palestina.

Menurut statistik terbaru, 376 orang telah tertular virus corona di Palestina sejauh ini, dan 2 dari mereka telah meninggal sejauh ini, dan 329 telah pulih. (hry)

 

3899465

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\