IQNA

7:02 - November 23, 2020
Berita ID: 3474802
TEHERAN (IQNA) - Hari Anak Internasional tidak hanya tentang merayakan dan membuat anak-anak bahagia, tetapi tujuan dari penamaan dan programnya adalah untuk meningkatkan kesadaran di antara mereka di seluruh dunia yang telah merasakan kekerasan dalam bentuk pelecehan, eksploitasi dan diskriminasi, atau penciptaanya.

IQNA melaporkan, Hari Anak Internasional jatuh pada tanggal 20 November, tetapi beberapa negara telah menetapkan hari lain sebagai Hari Anak. Oleh karena itu, negara-negara di dunia merayakan hari ini dengan cara yang berbeda sesuai dengan akar budayanya.

Hari Anak Internasional dirayakan pada 1 Juni di sekitar 50 negara. Hari ini dirayakan di beberapa negara, antara lain Selandia Baru pada Minggu pertama Maret, Taiwan dan Hong Kong pada 4 April, Bangladesh pada 17 Maret, Palestina pada 5 April, Turki pada 23 April, Korea Selatan dan Jepang pada 5 Mei, Spanyol dan Inggris pada Minggu kedua bulan Mei.

Sejarah Hari Anak Internasional secara resmi dimulai pada tahun-tahun setelah Perang Dunia II; Dengan pecahnya Perang Dunia II, jutaan anak di seluruh dunia mengalami penderitaan tanpa akhir. Ribuan anak tewas di kamp-kamp kematian, ratusan ribu anak terkubur dalam pemboman kota dan pusat sipil, dan ratusan ribu anak cacat, kehilangan orang tua dan tunawisma selamat dari api perang yang menghancurkan.

Untuk alasan yang sama, dalam video di bawah ini, kami melihat situasi kritis dari anak-anak yang terlantar dan dilanda perang di seluruh dunia. (hry)

3936531

Kunci-kunci: Film ، Fakta-Fakta ، Masa Kecil
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\