IQNA

6:39 - November 28, 2020
Berita ID: 3474816
TEHERAN (IQNA) - Setidaknya 60 persen dana untuk pembangunan masjid yang akan dibangun di luar wilayah Ayodhya di Uttar Pradesh dan menggantikan masjid Babri berasal dari umat Hindu.

IQNA melaporkan, lembaga yang bertanggung jawab untuk melaksanakan proyek tersebut, mengungkapkan harapan bahwa setelah konflik bertahun-tahun, suasana persahabatan dan saling pengertian antara semua kelompok akan terjadi di kota ini.

Menurut keputusan Mahkamah Agung pada November lalu dalam kasus Masjid Babri pada bulan Agustus, sebidang tanah seluas 5 hektar telah diserahkan ke Pusat Wakaf Sunni di Uttar Pradesh untuk membangun sebuah masjid.

Athar Hussain, juru bicara Indo-Islamic Cultural Foundation (IICF) yang beranggotakan 15 orang, yang didirikan oleh organisasi wakaf Sunni untuk mengembangkan proyek tersebut, mengatakan: “Kami terkejut dengan respon yang luar biasa atas dukungan finansial dari proyek pembangunan masjid, terutama karena sekitar 60% sponsor proyek adalah penganut agama Hindu.”

Menurut dia, pihaknya sudah menerima dana lebih dari yang dibutuhkan untuk proyek tersebut.

Athar Hussain menambahkan: Selain membangun masjid, rumah sakit, restoran, dan pusat pendidikan juga akan dibangun di kompleks ini.

Lembaga tersebut juga telah mendirikan sebuah kantor untuk pelaksanaan urusan terkait mendapatkan bantuan dana asing di Lucknow dan membuka dua rekening bank. (hry)

 

3937611

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\