IQNA

9:24 - December 28, 2020
Berita ID: 3474906
TEHERAN (IQNA) - Pemerintah Bangladesh berencana untuk segera mendeportasi kelompok kedua pengungsi Rohingya ke pulau terpencil dan buruk iklim Bhasan Char di Teluk Benggala.

Reuters melaporkan, meskipun kelompok hak asasi manusia mengkritik kondisi tidak manusiawi di Pulau Bhasan Char di Teluk Benggala, pemerintah Bangladesh berniat mendeportasi kelompok kedua para pengungsi ke pulau itu.

Dua pejabat Bangladesh mengatakan sekitar 1.000 lebih pengungsi Muslim diperkirakan akan dikirim ke pulau itu dalam beberapa hari ke depan, menambah 1.600 orang yang dibawa ke sana bulan lalu. Seorang pejabat, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan kepada Reuters bahwa mereka akan dibawa terlebih dahulu ke Chittagong dan kemudian ke Bhasan Char.

Mohammed Shamsud Douza, penanggung jawab atas pengungsi Bangladesh mengatakan: “Orang-orang ini pergi ke pulau itu secara sukarela. Namun pengungsi Rohingya dan aktivis hak asasi manusia mengatakan mereka dipaksa pergi ke pulau yang tenggelam 20 tahun lalu itu.”

Pihak berwenang Bangladesh telah mulai mendeportasi 100.000 pengungsi ke pulau terpencil Bahasan Char dengan dalih masalah-masalah kamp Cox's Bazar sementara di Bangladesh selatan, tempat tinggal lebih dari satu juta Muslim Rohingya tanpa kewarganegaraan. Karena badai musiman dan risiko banjir, pulau itu telah menimbulkan kekhawatiran tentang kondisi kehidupan para pengungsi ini di antara para pembela hak asasi manusia Rohingya.

PBB telah mengatakan bahwa pihak berwenang Bangladesh tidak mengizinkan pengevaluasian fasilitas teknis dan keselamatan pulau itu, yang terus-menerus terkena badai dan banjir. (hry)

 

3943579

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\