IQNA

10:48 - February 13, 2021
Berita ID: 3475051
TEHERAN (IQNA) - Dalam rangka mengokohkan kesepakatan hina Maroko dalam normalisasi hubungan dengan rezim Zionis, menteri pendidikan Maroko dan rezim Israel setuju untuk memperluas kerja sama pendidikan.

Al-Quds al-Arabi melaporkan, menurut sumber-sumber lokal Maroko, Saeed Amzazi, Menteri Pendidikan Tinggi dan Riset Ilmiah Maroko, bertemu secara online dengan Menteri Pendidikan Israel Yoav Galant, di mana kedua belah pihak menyetujui program pertukaran pelajar dan tur wisata budaya timbal balik.

Dalam pertemuan ini, Galant menegaskan bahwa pendidikan adalah faktor terpenting dalam memajukan apa yang disebut proses perdamaian antar kedua belah pihak, dan mengusulkan pembentukan tim gabungan di bidang ini.

Dalam pertemuan online itu demikian juga menekankan pada kunjungan resmi pejabat Zionis dan Maroko untuk pertemuan-pertemuan tatap muka.

Pada Desember 2020, Raja Maroko Muhammad VI mengumumkan bahwa hubungan dengan Israel akan dibangun sesegera mungkin. Mantan Presiden Donald Trump mengatakan, Maroko mengakui Amerika Serikat pada 1777. Dengan demikian, adalah suatu hal tepat bagi kami untuk mengakui kedaulatan mereka atas Sahara Barat. Pengadilan Kerajaan Maroko juga mengonfirmasi dalam sebuah pernyataan bahwa Amerika Serikat akan membuka kembali konsulat di Sahara Barat sebagai bagian dari kesepakatan dengan Israel.

Sebelum Maroko, rezim Mesir, Yordania, UEA dan Bahrain, di bawah tekanan dari pemerintahan Trump, telah menyerah pada normalisasi hina hubungan dengan musuh Zionis dan mengkhianati rakyat Palestina. (hry)

 

3953574

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\