
Menurut Iqna mengutip al-Mayadeen, Syekh Yusuf bin Muhammad bin Saeed, pembicara ritual Hari Arafah dan anggota Majelis Ulama Senior Arab Saudi, dalam khutbah Hari Arafah yang disampaikan di Masjid Namirah, menegaskan syariat Islam melarang mengejar isu-isu yang mendorong perselisihan di antara umat Islam dan mengajak umat Islam untuk bertakwa kepada Allah swt, menaati-Nya, mematuhi hukum-hukumNya dan menjaga batas-batas-Nya.
Inti dari kata-kata Ibnu Saeed adalah mengandalkan perdamaian, menggalakkan persatuan, menghindari perpecahan dan membungkam hasutan di dunia Islam.
Dengan mengungkapkan cara Rasulullah (saw) dalam mereformasi cara-cara moral individu, ia menyebut pengembangan koeksistensi sosial dengan sekte-sekte Islam sebagai risalah terpenting haji di dunia saat ini.
Bin Saeed, dalam khutbahnya pada hari Arafah dari masjid "Namirah", mengutip ayat-ayat Alquran dan hadis nabawi, menekankan untuk membantu orang miskin dan yang membutuhkan serta menggenggam tali ilahi.

Khutbah ini telah diterjemahkan secara bersamaan ke dalam 30 bahasa di situs web Manaratalharamain. (HRY)