IQNA

Wali Kota New York Mengutip Alquran untuk Membela Para Imigran

9:40 - February 09, 2026
Berita ID: 3483352
IQNA - Zohran Mamdani, walikota Muslim New York, mengutip Alquran dan siroh Nabi untuk membela para imigran.

Menurut Iqna mengutip Arabi 21, dalam pidato yang membela kebijakannya untuk mendukung para imigran, Walikota New York Zohran Mamdani merujuk pada hijrah Nabi Muhammad (saw) dan menyatakan bahwa Islam pada dasarnya didasarkan pada riwayat Hijrah.

Mamdani juga mengeluarkan perintah eksekutif yang membatasi aktivitas Badan Imigrasi dan Bea Cukai federal (ICE) di dalam kota.

Dalam pernyataan yang memicu perdebatan luas, walikota New York itu mengatakan: “Agama saya, Islam, adalah agama yang didasarkan pada riwayat migrasi. Nabi Muhammad (saw) adalah orang asing, terpaksa meninggalkan Makkah karena penganiayaan, dan disambut dengan tangan terbuka di Madinah”.

Ia menyatakan bahwa Amerika Serikat harus mengambil inspirasi dari migrasi kenabian ini. “Islam adalah agama transformasi dan migrasi, dan menjadi orang asing adalah bagian integral dari pengalaman awal iman,” ujarnya.

Mamdani mengutip ayat dari surat An-Nahl ayat 41, dimana Allah berfirman:

وَالَّذِينَ هَاجَرُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ مِنْ بَعْدِ مَا ظُلِمُوا لَنُبَوِّئَنَّهُمْ فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً ۖ وَلَأَجْرُ الْآخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُون

Orang yang berhijrah karena Allah setelah mereka dizalimi, pasti Kami akan memberikan tempat yang baik kepada mereka di dunia. Pahala di akhirat pasti lebih besar, sekiranya mereka mengetahui”, dan dia secara langsung mengaitkannya dengan kisah hijrah Nabi Muhammad (saw) dan menekankan kewajiban kota-kota - seperti New York - untuk menyambut para imigran dan kaum tertindas dengan rahmat dan kemurahan hati.

Ia mengakhiri sambutannya dengan mengutip sebuah hadis dari Nabi Muhammad (saw): “Islam datang dalam keadaan yang asing, akan kembali pula dalam keadaan asing. Sungguh beruntungnlah orang yang asing”.

Ia menegaskan bahwa membela para imigran dan kaum tertindas adalah perwujudan dari nilai-nilai inti Islam tersebut, dan menyerukan perlakuan yang adil dan baik terhadap para imigran, bukan penindasan.

Namun, kutipan Mamdani tidak terbatas pada Alquran; ia juga membaca ayat-ayat dari Taurat dan mengutip dari Bhagavad Gita (teks suci umat Hindu) serta ajaran Buddha. (HRY)

 

4332947

captcha