
Menurut Iqna, pesan Ayatullah Sayyid Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Revolusi, pada kesempatan ibadah haji 1405, telah mendapat liputan luas di media internasional.
Kantor berita Anadolu, dengan judul "Pemimpin Tertinggi Iran Mengatakan Negara-negara Timur Tengah Tidak Akan Lagi Dilindungi oleh Pangkalan Amerika", menulis: “Pemimpin Tertinggi Iran mengatakan pada hari Selasa bahwa Washington tidak akan lagi memiliki tempat perlindungan yang aman di kawasan”.
Menurut Anadolu, ia menyerukan kepada negara-negara Muslim dan negara-negara lain di kawasan itu untuk mengejar kepentingan bersama guna membentuk kawasan dan tatanan dunia baru.
Surat kabar Turki Today juga menerbitkan kembali bagian pernyataan Pemimpin Tertinggi ini dan mengutipnya sebagai berikut: "Waktu tidak akan berputar kembali, dan bangsa-bangsa serta teroris di kawasan ini tidak akan lagi menjadi tameng bagi pangkalan-pangkalan Amerika. Amerika tidak akan lagi memiliki tempat berlindung yang aman bagi kejahatan atau pendirian pangkalan militer di kawasan ini."
Surat kabar Korea Times menulis: “Pemimpin Tertinggi Iran mengumumkan di saluran Telegram-nya hari ini, bersamaan dengan negosiasi antara Teheran dan Washington tentang kerangka kerja untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir tiga bulan, bahwa kekuatan negara-negara Teluk Persia tidak akan lagi menjadi tameng bagi pangkalan-pangkalan Amerika dan bahwa Amerika tidak akan lagi memiliki tempat berlindung yang aman di kawasan tersebut”.
Surat kabar Pakistan Observer mencatat pesan tersebut hari ini dan menulis: “Ayatullah Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran, mengatakan bahwa Iran telah memberikan tanggapan yang kuat kepada Amerika Serikat dan bahwa Washington tidak akan lagi memiliki titik aman untuk kehadiran militer, intervensi, atau pendirian pangkalan di kawasan tersebut”.
Bloomberg News juga menerbitkan kembali sebagian pernyataannya tentang situasi yang tidak dapat diubah di kawasan Asia Barat setelah perlawanan bangsa Iran terhadap agresi Amerika-Zionis dan bahwa Amerika tidak akan lagi memiliki tempat berlindung yang aman bagi kejahatan dan pendirian pangkalan militer di kawasan tersebut, dengan menulis: "Pernyataan-pernyataan ini mencerminkan pandangan Iran bahwa perang ini telah menciptakan perubahan mendasar dalam keseimbangan kekuatan di kawasan Teluk Persia yang kaya minyak, telah melemahkan Amerika, dan telah menciptakan semacam pencegahan yang memaksa negara-negara Arab di Teluk Persia untuk hidup berdampingan dengan Iran."
Kantor berita Prancis juga menerbitkan ulang pesan-pesan beliau mengenai isu-isu regional hari ini dan mengutip pernyataannya: "Sudah pasti bahwa waktu tidak akan berputar kembali dan bangsa-bangsa serta tanah-tanah di kawasan ini tidak akan lagi menjadi tameng bagi pangkalan-pangkalan Amerika".
Selain membahas kata-katanya tentang posisi Amerika di kawasan tersebut, surat kabar Zionis Israel Hayom juga menerbitkan ulang beberapa pernyataan Pemimpin Tertinggi tentang situasi rezim Zionis dan mengutip pernyataannya: "Rezim Zionis yang lemah dan tumor ganas Israel sedang mendekati tahap akhir kehidupan terkutuk mereka". (HRY)