IQNA - Radio Alquran Mesir menyiarkan lantunan Alquran oleh Syekh Ibrahim Al-Shasha'i, putra almarhum qari Mesir Abdul Fattah Al-Shasha'i, dalam program malam di media tersebut.

Menurut Iqna mengutip Al-Ahram, lantunan dari surah Al-Insan dan ayat 14 surah ini "
وَدَانِيَةً عَلَيْهِمْ ظِلَالُهَا وَذُلِّلَتْ قُطُوفُهَا
“Dan naungan (pohon-pohon surga itu) dekat di atas mereka dan buahnya dimudahkan memetiknya semudah-mudahnya”disiarkan setiap malam pukul 11 malam waktu Mesir melalui salah satu program Radio Alquran terkenal di negara itu yang disebut "Anggur dari Kebun Iman"
Syekh Ibrahim Al-Shasha'i, seorang qari terkemuka Mesir, lahir pada tahun 1930 di lingkungan Darb al-Ahmar, salah satu daerah otentik dan bersejarah di Kairo. Ia adalah putra dari Syekh Abdul Fattah Al-Shasha'i, dan keluarganya berasal dari desa Shasha'a, di distrik Ashmoun, provinsi Menoufia, Mesir.
Syekh Abdul Fattah pindah ke Kairo dan menetap di lingkungan Darb al-Ahmar, tempat Syekh Ibrahim dilahirkan. Ia dikenal sebagai seorang qari terkemuka dan putra seorang syekh besar.
Syekh Ibrahim menghafal Alquran sejak kecil dan mempelajari ilmu-ilmu serta qiraat Alquran.
Karier qari Mesir ini mulai melejit pada awal tahun 1950-an bersama ayahnya. Setelah kematian ayahnya pada tahun 1962, Syekh Ibrahim menggantikannya di Masjid Sayyidah Zainab di Mesir dan bergabung dengan Radio Mesir sebagai qari pada tahun 1967.
Al-Shasha'i muda mengakui pengaruh mendalam gaya bacaan ayahnya terhadap dirinya, menekankan bahwa ayahnya telah dipengaruhi oleh gaya Syekh Ahmed Nada, seorang qari dari generasi sebelum Syekh Rif’at.
Syekh Ibrahim dikagumi karena suaranya yang dalam dan merdu, cara melafalkannya dalam gaya bahasa daerah, penguasaannya terhadap aturan wakaf dan iqamah, serta ketenangan dan martabat dalam pelafalannya.
Ia meninggalkan rekaman-rekaman berharga dari lantunan Alqurannya yang masih diputar hingga saat ini.
Qari Mesir ini melakukan perjalanan ke dunia Arab dan Islam sebagai duta Alquran dan menghadiri pertemuan-pertemuan Alquran di berbagai negara selama malam-malam Ramadhan.
Syekh Ibrahim Al-Shasha'i wafat pada tanggal 9 Juni 1992. (HRY)