Menurut Iqna mengutip Sada el-Balad, rencana ini dilaksanakan sejalan dengan arahan Ahmed Al-Tayeb, Syekh Al-Azhar, dalam mendukung pusat-pusat penghafalan Alquran, memperkuat peran mereka dalam melayani Kitab Allah, dan mempersiapkan kegiatan Alquran musim panas yang telah mendapat sambutan luas di sekolah-sekolah dan kelompok-kelompok penghafalan Alquran di berbagai provinsi.
Program ini, yang dipimpin oleh Ahmed Al-Sharkawi, kepala Departemen Lembaga Al-Azhar, dan di bawah pengawasan Sheikh Ayman Abdel Ghani, wakil kepala Al-Azhar, dimulai kemarin, 20 Juni, di provinsi Luxor, Mesir.
Proyek ini akan berlanjut hari ini di provinsi Qena, kemudian Senin, akan diperluas ke provinsi Sohag, Assiut, dan Minya, dan selanjutnya akan diimplementasikan di provinsi-provinsi Mesir lainnya.
Proyek ini khusus ditujukan untuk pusat-pusat penghafalan Alquran di bawah pengawasan Al-Azhar di seluruh Mesir dan menyediakan Alquran yang dibutuhkan bagi para pelajar Alquran dan kelompok-kelompok penghafalan.
Abu Yazid Salameh, salah satu pejabat pelaksana proyek, mengatakan: "Proses distribusi didasarkan pada penilaian kebutuhan nyata di setiap provinsi, dan dengan demikian membantu memenuhi kebutuhan pusat-pusat penghafalan Alquran."
Syekh Ayman Abdul Ghani, wakil kepala Al-Azhar, juga mengatakan: "Rencana ini merupakan bagian dari strategi Al-Azhar sejalan dengan kepeduliannya terhadap Alquran dan para aktivis Alquran, dan membantu menumbuhkan masyarakat yang lebih berpengetahuan dan stabil".
Ahmed Al-Sharkawi, kepala Lembaga Al-Azhar, menekankan bahwa departemen tersebut memberikan perhatian khusus pada kegiatan musim panas Alquran, karena kegiatan ini merupakan kesempatan penting bagi kaum muda untuk memanfaatkan waktu luang mereka di bidang menghafal Alquran, mempelajari aturan dan adab Alquran, serta melembagakan nilai-nilai moral dan nasional yang berasal dari ajaran kalam wahyu Ilahi. (HRY)