Menurut Iqna, hari ini, 23 Juni, menandai peringatan wafatnya Syekh Abu al-Ainain Syuaisya, yang dijuluki "Burung Nightingale Negara Alquran" di Mesir, mantan kepala persatuan qari negara dan qari Mesir pertama yang mentilawah Alquran di Masjid Al-Aqsa.
Pada kesempatan ini, situs web Asosiasi Media Nasional Mesir menerbitkan wawancara langka dan eksklusif dari arsip Radio Mesir, yang dilakukan oleh presenter Mesir Omar Batishah dengan almarhum Syuaisya, sebagai bagian dari program "Ahli Alquran" pada tahun 1984.
Pada awal wawancara ini, Ustad Syuaisya menyatakan: “Saya bergabung dengan Radio Mesir pada tahun 1939, setelah Syekh Muhammad Rif’at dan sebelum Syekh Mustafa Ismail.”
“Pada saat itu, radio baru didirikan dan saya memiliki perekam kaset, nomor 9, mereka hanya memiliki 10 kaset (kaset Alquran),” imbuhnya.
Syuaisya menyatakan: “Saya akan tiba di radio sebelum salat Zuhur dan tinggal di sana sampai giliran saya membaca Alquran, yaitu sebelum azan Isya”.
Dia berkata: “Pada waktu itu, belum ada sistem perekaman seperti sekarang; lantunan Alquran disiarkan langsung. Jadi, saya menghabiskan sepanjang hari di dalam gedung radio”.
Ustad Syuaisya melanjutkan: “Alquran telah mengalir dalam darah saya sejak kecil dan saya biasa membuka beberapa pertemuan dengan membacakan ayat-ayat dari Alquran. Beberapa teman dekat saya menyarankan ayah saya untuk mendaftarkan saya ke kelompok hafalan Alquran.”
Ia berkata: "Ketika saya berusia 9 tahun, ayah saya meninggal dunia, tetapi saya melanjutkan perjalanan saya dengan Kitab Allah hingga pembacaan Alquran menjadi misi hidup saya".
Ustad Abu al-Ainin Syuaisya lahir pada 22 Agustus 1922 di Kafr al-Sheikh, Mesir, dan menghafal Alquran pada usia 10 tahun. Qari Mesir ini meninggal dunia pada 23 Juni 2011. (HRY)