Iqna melaporkan, bahwa Michayluf, penulis buku tersebut mengatakan: pada tanggal 28 Maret nanti, akan dilaksanakan sebuah acara lunching buku tersebut yang akan diselenggarakan oleh Kadin Rusia dengan bekerjasama dengan beberapa organisasi non pemerintah dan akan dihadiri oleh beberapa petinggi negara, para Duta besar sebagian negara Islam, para tokoh agama, dosen dan para pakar ketimuran.
Beliau juga menjelaskan, bahwa pada saat ini kaum muslim minoritas yang hidup di barat berhadapan dengan berbagai problem budaya. Karenanya minoritas muslim butuh pada sebuah konsep yang konprehensif untuk menyelesaikan berbagai problem budaya yang mereka hadapi. Mudah-mudahan buku tersebut akan memiliki fungsi tersebut. lanjutnya.