Seorang pakar pendidikan Al Quran mengatakan hal itu pada wawancara dengan Iqna di kota Khozeistan. beliau juga menjelaskan akan pentingnya buku pegangan untuk belajar Al Quran dalam berbagai tingkatan yang disusun oleh para pakar yang telah berpengalaman dan disesuaikan dengan kondisi para pelajar.
Lebih lanjut beliau menjelaskan, bahwa kesesuaian itu meniscayakan adanya metode yang berbeda-beda sesuai dengan usia masing-masing dan berdasarkan pandangan ilmuan.
Berkenaan dengan mukjizat Al Quran beliau menambahkan, bahwa setiap orang yang dengan rutin memabacanya, maka akan ada pengaruh dalam kehidupannya. sebagaimana sabda Nabi saw: jika ada seorang anak muda yang sering membaca Al Quran maka Al Quran akan menyatu dengan daging dan tulang tubuhnya. artinya hadits ini menjelaskan, bahwa dengan cukup membacanya saja hal itu akan terjadi.
DI akhir pembicaraannya beliau menyebutkan ayat Al Quran yang merupakan keluhan Nabi kelak di hari kiamat kepada Allah SWT akan umatnya yang mengenyampingkan Al Quran dan menjadikannya sebagai hiasan dan pelengkap belaka. seraya mengaharap hendaknya kita tidak pernah melakukan yang demikian, namun kita harus berupaya keras agar Al Quran mendapatkan perhatian yang semestinya di tengah masyarakat Islam.