IQNA

MTQ adalah Simbol Persatuan dan Kerukunan Islami

7:20 - August 18, 2007
Berita ID: 1572622
Mohammad Roum Rawi: Pelaksanaan MTQ internasional di berbagai negara merupakan pengejewantahan persatuan dan kerukunan Islami seperti yang ditekankan oleh Pemimpin Spiritual Tertinggi Iran
Mohammad Roum Rawi, seorang Ustadz dan Pembimbing Qiraah Al Quran dari Indonesia yang hadir dalam rangka menemani anak didiknya menjadi peserta MTQ internasional ke 24 di Tehran mengatakan hal itu dan menambahkan, bahwa setiap negara dengan menyelenggarakan MTQ dan pusat-pusat kajian Al Quran, khususnya negara yang penduduk muslimnya merupakan minoritas dapat berupaya untuk merealisasikan kerukunan Islam yang diharapkan.

Menurutnya para qari’ Al Quran yang berupaya hari demi hari menambah pemahaman mereka pada ajaran dan kandungan Al Quran akan memberikan faedah yang sangat besar, sebab Al Quran itu adalah petunjuk kehidupan yang memberikan ketenangan pada jiwa setiap manusia, karenanya menghafal Al Quran lebih gampang dari pada menghafal teks lainnya.

Seorang pakar qiraah yang telah empat kali menghadiri MTQ di Tehran ini menuturkan tentang kegiatan-kegiatan Qurani di Indonesia dengan mengatakan, bahwa di Indonesia perkembangannya saat ini sangatlah pesat dan keikutsertaan pemuda dan pemudinya juga sangatlah besar, khususnya kaum wanita yang jumlahnya lebih besar, sehingga menuntut kami untuk membangun pusat-pusat pelatihan khusus perempuan dan menyediakan para juri perempuan.

Ustadz yang juga hafal 12 juz Al Quran ini juga menjelaskan, bahwa kehadirannya dalam setiap pengiriman peserta adalah dalam rangka membimbing anak didiknya yang menjadi peserta di saat-saat tinggal di hotel dengan melatih bacaan dan hafalan mereka.

Beliau dalam wawancaranya dengan iqna ini pun menyampaikan apresiasinya kepada para panitia penyelenggara yang telah mempersiapkan acara dengan baik, walaupun pada saat yang sama beliau mengkritik tidak adanya jadwal yang jelas bagi para peserta dan tidak adanya pengelompokan peserta dari sisi usia dengan harapan hal itu menjadi catatan panitia di masa mendatang.
Mohammad Roum Rawi, 52 tahun saat ini menjadi dosen tafsir dan qiraah di Universitas Islam Negri Sunan Ampel Surabaya dan telah berkali-kali hadiri dalam berbagai MTQ luar dan dalam negri.

Pada akhir wawancaranya beliau juga menyampaikan dukungan rakyat Indonesia akan program pemerintah Iran untuk mengembangkan tekhnologi nuklir untuk tujuan damai.

155282
captcha