Iqna merilis dari situs alarabiah.net, bahwa parlemen Irak telah menetapkan bendera baru dengan membuang gambar bintang yang ada pada bendera resmi semasa rezim Saddam dan merubah tulisan Allahu Akbar dalam bentuk tulisan Kufi.
Sementara Al Arabiah yang juga merupakan salah satu sumber parlemen Irak yang menginginkan suratnya tidak tersebar mengatakan, bahwa 110 anggota parlemen dari 160 anggota menyetujui untuk menetapkan bendera model baru ini untuk jangka waktu satu tahun.
Bendera baru ini memiliki tiga warna asli, merah, putih dan hitam. lambang negara tetap dibiarkan, namun tiga bintang yang merupakan lambang persatuan, kebebasan dan sosialisme yang merupakan motto partai Ba'ts dihilangkan.
Bendera baru ini akan ditetapkan secara resmi pada sebuah acara resmi kenegaraan yang akan diadakan di kota Kurdistan, Irak, bulan Februari.
Mahmud Al Masyhadani, ketua Parlemen Irak mengatakan, bahwa bendera ini setelah ditetapkan secara resmi harus dikibarkan di setiap instansi pemerintah dan swasta di Irak.
215502