Iqna: Abdurrahman As Saih, seorang ulama dan peneliti ilmu-ilmu Islam dari Mesir mengatakan hal itu dan menambahkan, bahwa solusi terbaik untuk menghadapi problem yang terjadi di kalangan kaum muslimin saat ini adalah menerima eksistensi semua madzhab sebagai madzhab resmi dan melakukan berbagai diskusi dengan modal rasionalitas
Penulis makalah yang berjudul Harapan Merealisasikan Persatuan Islam ini lebih lanjut sangatlah tidak logis jika para penganut madzhab dalam Islam tidak menginginkan terealisasinya persatuan Islam dan kaum muslimin, karena itu seluruh pemikir Islam haruslah memanfaatkan seluruh produk tafsir dan penjelasan ajaran agama dalam rangka menyelesaikan berbagai rintangan untuk merealisasikan persatuan Islam ini.
Menurutnya semua madzhab dan kelompok dalam Islam memiliki keimanan pada satu Al Quran, Nabi Muhammad saw dan Ka’bah sebagai satu simbol pemersatu seluruh umat. Sebagaimana mereka juga meyakini bahwa Nabi Muhammad adalah nabi terakhir.
Karenanya perbedaan pandangan di selain hal-hal yang telah disebutkan di atas adalah masalah yang sangat wajar dan alami serta merupakan bagian dari ajaran Islam yang ingin menjelaskan kepada kita bahwa setiap zaman memiliki tuntutannya masing-masing, tegasnya.
Pada akhir makalah yang beliau bacakan pada konfrensi persatuan Islam ke XXI di Tehran itu beliau mengatakan, bahwa agama Islam adalah agama yang didasarkan pada berbagai asas dan nilai-nilai rasionalitas sehingga semua itu akan menjadi modal yang sangat baik untuk menjadikan seluruh umat Islam berada dalam sebuah naungan bendera persatuan dan kesatuan umat.
247286