Iqna: Seminar tersebut diselenggarakan atas kerjasama antara pusat kebudayaan Republik Islam Iran dengan Universitas Katolik Neirubi.
Ali Baqiri, Duta Budaya Iran di Kenia dalam wawancaranya dengan Iqna mengatakan, bahwa seminar yang akan berlangsung selama tiga hari ini dihadiri oleh para intelektual, akademisi, pakar agama dan ulama dari beberapa Negara Afrika yang akan menyampaikan makalah seputar dialog antar agama dan spiritualitas dalam agama-agama.
Menurutnya, menguatkan budaya dialog antar agama, mengenal berbagai kesamaan keyakinan dalam berbagai agama adalah tujuan diselenggarakannya seminar dan sekaligus upaya untuk merealisasikan perdamaian dan kedamaian demi terciptanya keadilan di tengah masyarakat dunia
Selain itu musuh-musuh Islam saat ini berusaha untuk meminimalisir peran agama dalam kehidupan masyarakat dengan dalih menghindari berbagai konflik dan krisis, namun para peserta seminar menjelaskan dalam berbagai makalahnya, bahwa justru dengan agamalah kedamaian dan keadilan akan dapat dibumikan di antara masyarakat dunia modern, tegasnya.
Sebagaimana di dalam seminar juga disampaikan berbagai pemikiran brilian Imam Khomeini, ra tentang para penganut agama samawi dan apa yang sudah dilakukan di Republik Islam Iran sebagai sebuah contoh dari pelaksanaan konsep tersebut, tambahnya.
Baqiri juga mengatakan, bahwa diantara para pemakalah yang hadir dalam seminar ini adalah Prof. Dr Al Musibiy, Ketua Komite Tertingi Kaum Muslimin Kenia, Hamad Qasim Al Mazru’iy, Mufti dan Hakim tertinggi Kenia, Muhamad Nur, Ketua Persatuan Imam Jumat Kenia dan anggota DPR Kenia, Abdullah Abdi, Ketua Yayasan Persatuan para tokoh Muslim Kenia, Syeikh Murtadha Murtadha dan Abdullah Nasir, ulama Syiah ternama Kenia.
Selain dari Kenia sendiri ada beberapa tokoh agama yang juga hadir dalam seminar tersebut, diantaranya adalah Ramadhan Nanji, Ketua Federasi Syiah Khojah Afrika, Mohammad Raisi, Duta Besar Republik Islam Iran di Kenia.
Sementara dari tokoh non Muslim juga hadir Rektor Univ. Katolik Kenia, Uskup besar Katolik Kenia dan para tokoh keagamaan Hindu dan Protestan Kenia, tambahnya.
253051