Prof. Yahya Liyn Sung, Seorang penerjemah dan peneliti Al Quran dari Cina dalam wawancaranya dengan Iqna menyebutkan, bahwa yang melatarbelakanginya melakukan hal itu adalah adanya kita suci Al Quran sebagai pedoman utama umat Islam dan semua undang-undang haruslah merujuk kepadanya, maka hal itu akan memudahkan negara-negara Islam serta pribadi muslim yang jumlahnya sudah lebih dari satu milyar tiga ratus ribu untuk menjadikannya pegangan dalam kehidupan keseharian, baik untuk masalah dunia ataupun akhirat.
Menurutnya sudah banyak ensiklopedia dan kamus Al Quran yang telah diterbitkan, namun tidak memberi penjelasan yang memadai kepada pembaca.
Karenanya yang dia buat memiliki beberapa kelebihan, diantaranya:
disusun sesuai dengan urutan surat, dijelaskan adanya hubungan satu tema dengan tema lain, teks Al Quran disertai dengan transliterasi (cara baca), jenis kelamin kata, tunggal atau plural begitu juga berkenaan dengan penjelasan ayat tersebut yang diambil dari beberapa kitab tafsir.
Sealin itu
257582