Iqna menukil dari kantor berita Saudi Arabia, bahwa seratus personel polisi Israel, kemarin malam diturunkan untuk menyerang tempat domisili Yayasan Renovasi Masjid Al Aqsha yang berujung dengan penghentian seluruh aktifitasnya.
Sebuah organisasi pendukung perjuangan rakyat Palestina di Yordania mengutuk tindakan dan keputusan tersebut dan menganggapnya bertentangan dengan nilai-nilai Islam serta undang-undang internasional, karenanya PBB haruslah mengambil tindakan tegas atas hal itu.
Penghentian proyek ini adalah dilakukan sehari setelah diselenggarakannya Fstifal "Al Aqsha dalam Bahaya" dan Kofrensi Pers Syaikh Raid Shalah, Ketua Pergerakan Islam Palestina dengan tema program baru para petinggi Israel untuk menghancurkan masjid AL Aqsha.
285334