Iqna merilis dari Surat Kabar Al Mishriy Al Yaum, bahwa sejumlah wakil parlemen kelompok fundamentalis zionisme Israel akan menyelenggarakan seminar anti Islam di sebuah gereja Yahudi di tanah pendudukan yang akhirnya menuai protes keras dari warga Palestina dan warga sejumlah Negara Arab lainnya.
Diantara para pemateri dalam seminar itu adalah Sam Salomon, mantan imam Jamaah mesjid Khorthum, Sudan yang telah keluar dari agama Islam dan menyatakan diri sebagai seorang Kristen dan saat ini hidup di London.
Para aktifis politik dan budaya Palestina mengeluarkan sebuah statmen resmi tertulis yang mengutuk keras rencana seminar tersebut dan menegaskan, bahwa Sam Salomon tidak memiliki kelayakan untuk berbicara tentang Islam.
Dalam statmen tertulis itu juga disebutkan, bahwa tujuan diselenggarakannya seminar tersebut adalah dalam rangka membangunkan emosional kaum palestina dan memperkuat hubungan beberapa partai mereka.
400155