IQNA

Pertemuan Musthafawi Dengan Para Tamu Luar Negri di Pameran Al Qur’an

13:25 - August 27, 2010
Berita ID: 1982056
Mahdi Musthafawi, Direktur Lembaga Kebudayaan dan Hubungan dengan Negara-negara Islam , mengadakan pertemuan dan wawancara dengan para tamu Pameran Internasional Al Qur’an al Karim ke-8 di Teheran.
IQNA: Musthafawi dalam pertemuan tersebut menegaskan, bahwa kaum Muslimin hendaknya lebih menyadari akan pihak-pihak tertentu yang selalu merongrong budaya Islam dan pemikiran dasar Islam.

Dalam kelanjutan pembicaraannya beliau menambahkan, bahwa jika kaum muslimin sedunia berpegang dengan pondasi yang penuh dengan cahaya Al Qur’an dan berada dibawah naungan spritualitas, niscya musuh-musuh Islam tidak akan dapat menghancurkan barisan kaum muslimin.

Dan itu menjadi visi utama penegakan pemerintahan Islam di Republik Islam Iran, tegasnya.

Direktur lembaga kebudayaan dan hubungan Islam juga menegaskan, bahwa dengan berpegang teguh pada Al Qur’an maka kita akan mendapatkan keberkahan yang tak terhingga, karena Al Qur’an akan menyinari ruh dan hati manusia menuju Tuhannya, membentuk kemanusiaan dan persatuan.

Karena itu pulalah para musuh kaum muslimin selalu berusah untuk memisahkan Al Qur’an dan kebudayaan Qur’ani dari kaum muslimin agar dapat mempengaruhi pemikiran yang kosong, khayalan, dengan penuh kesalahan sebagai ganti dari cahaya-cahaya Ilahi. namun alhamdulillah mereka tidak berhasil, tambahnya.

Dengan menekankan akan persatuan saling berbagi dalam semua sarana kehidupan, dan pahit getirnya semua aktifitas sosial, Musthafawi mengatakan, bahwa Pameran Internasional Al Qur’an merupakan kesempatan dan sarana yang sesuai untuk mendapatkan dan memahami kaum muslimin diberbagai negara lainnya bagaimana menyebarkan pondasi pembentukan kemanusiaan dan ma’rifat Qur’ani.

Beliau menambahkan: menurut keyakinan kami bahwa berbagai aktifitas kebudayaan, seni dan pendidikan harus menjadi penjelas bagi nilai-nilai Ilahy dan keislaman. Sehingga dapat di terima dalam pandangan masyarakat Islam.

Kepala lembaga kebudayaan dan hubungan Islam juga menekankan, bahwa penyebab bersemayamnya nama para nabi Tuhan dan kitab suci mereka merupakan semua aktifitas dan pemikiran para pembesar tersebut dalam menjelaskan nilai-nilai Tuhan.

Musthafawi pada akhir perbincangannya mengharapkan agar kehadiran para peneliti dan para seniman Al Qur’an pada Pameran Al Qur’an al karim Internasional akan menyebabkan kekuatan dan persatuan Islam dan menciptakan sisi kesatuan dalam mempromosikan nilai-nilai Ilahi dan Islam.

Dalam pertemuan ini datang para tamu dari beberapa negara; Pakistan, India, Rusia, Turki, Siria, Libanon, Banglades, Thailand, Azerbaijan,Kirkizestan, Bosnia, Kuwait dan Tunisia.

640582
captcha