IQNA

Majlis Duka Imam Husain as Manefestasi dari Keagungan Syiar Ilahi

2:49 - December 21, 2010
Berita ID: 2050701
Anggota Keilmuan Universitas Imam Jakfar Shodiq, Tehran: Berdasarkan kaedah keagungan syiar Ilahy menunjukkan bahwa hal itu merupakan tanda-tanda agama Allah , oleh karenanya harus di besarkan , katanya juga: bela sungkawa untuk Ahlul Bait as khususnya Abdillah Al Husai as merupakan yurisprudensi yang nyata dan kaedah fiqih yang penting akan syiar Ilahy.
Hujjatul Islam wal Muslimin Sayyid Ali Husainy seorang pengajar hauzah dan anggota Senat bidang keilmuan Universitas Imam Shodiq as dalam wawancaranya dengan IQNA berkenaan dengan fiqih berduka mengatakan: hari berduka dalam sejarah Ahlul Bait as sudah ada dari zaman Imam Sajjad as, dan telah datang riwayat dari Imam Sajjad, Imam Baqir, dan Imam Shodiq as yang bersandar pada sumber-sumber dan dokumen yang diterima akan keberadaan hari duka, dan bentuk hari duka tersebut dengan pembacaan syiir, jauh dari perkumpulan, pembacaan kisah dukanya dan tangisan.

Beliau menambahkan: terdapat juga riwayat yang menyebutkan seperti ini bahwa orang-orang syiah telah memiliki hari duka saat itu, dan telah dinukil dari imam Shodiq as bahwa orang-orang syiah yang ada disekitarnya juga mengadakan hari berduka, dan para imam as juga tidak melarang mereka, bahkan para imam menganjurkan hal itu.

Husaini mengatakan berkenaan dengan hari duka yang telah ada dari dulu dan pada saat ini telah mengalami perubahan: betapa banyak perubahan yang terjadi dalam setiap bidang, kebanyakan perubahan yang mendasar dalam warna, bentuk dan ukuran, oleh karena adanya perubahan berduka dari bentuk aslinya bukanlah perubahan dari sisi agama namun hanya dari segi bentuk dan jenisnya saja.meskipun dari segi bentuk berduka dengan menggunakan drum, rantai dan pukulan yang tidak terdapat pada zaman dahulu dan bentuk seperti ini jika memang tidak terdapat pelarangan didalam fiqih dan tidak bertentangan dengan fiqih syiah maka hal ini tidak menjadi masalah.

Selanjutnya beliau mengatakan: point penting dan perlu diperhatikan adalah pembahasan berduka adalah kepentingan khusus, dan termasuk sejumlah aktifitas yang tidak sesuai dengan fiqih syiah, oleh karenanya kebohongan-kebohongan yang terkadang disebutkan dalam pembacaan maktal, berduka oleh para pembaca sejarah dan tidak benar menurut pandangan fiqih maka harus di jauhkan.

Husaini menjelaskan hendaknya para pembaca maktal menjauhkan dari kebohongan dengan mengaskan: tidaklah berarti sama sekali sebuah maktal yang tidak terdapat dalam riwayat, dan tidak disebutkan dalam kisah nyata dan sejarah tragedy Karbala, namun maksudnya adalah lebih memperhatikan untuk menjauhi ibarat-ibarat dan percakapan yang tidak terdapat dalam nukilan dan sesuai akal yang sehat, karena ini adalah paling pentinganya bencana yang lebih harus mendapatkan perhatian.

Pengajar Universitas Imam Shodiq as juga menegaskan point penting lainnya yang harus diperhatikan dalam menggunakan alat-alat music dan permainan pada upacara berduka: mempergunakan alat-alat permainan dan music pada upacara duka menurut fiqih adalah tidak boleh dan keharamannya sesuai sepakat para ahli fiqih dan tidak boleh mempergunakannya sama sekali dalam majlis duka apapun dan peringatan musibah dan pembacaan maktal.

Husaini menambahkan: sesuai denga kaidah mengagungkan syiar-syiar Ilahi yang merupakan tanda-tanda agama Allah maka haruslah di besarkan, dan berduka untuk Ahlul Bait as khususnya Aba Abdillah Husain as adalah mishdaq yang nyata dan dari syiar-syiar Tuhan yang terpenting, dan ucapan ini tidak ada pengecualian, dan memberikan perhatian dengannya adalah hal yang penting, meskipun dari zaman sayyid Murtadho hal ini perlu mendapatkan perhatian pada duka pimpinan para syuhada’ sebagai syiar Ilahi yang ada di dalam buku-buku fiqih para fuqoha’.

Hujjatul Islam sayyid Ali Husaini pada akhir percakapannya berkenaan dengan strategi mencegah cidera yang ada pada acara duka: jika pentingnya berduka dan pentingnya menjaga keselamatan bagi mereka yang berduka akan dijelaskan dan pentingnya menjaga keselamatan bagi orang-orang yang berduka juga perlu mendapatkan perhatian dan kami juga akan menjelaskan hasil dari pada kebohongan atas Ahlul Bait as, hal itu merupakan faktor penting yang harus diantisipasi sebelumnya.

714647
captcha