IQNA mengutip dari surat kabar resmi Sana, bahwa kapal yang membawa bantuan kemanusiaan dan persahabatan serta medis karavan perdamaian ini, kemarin Minggu telah meninggalkan Bandar Ladziqiyah untuk sampai ke jalur Gaza, kemarin Senin.
Dalam kapal ini terdapat delapan orang anggota delegasi Asia untuk kebebasan Gaza dan rencanya beberpara orang delegasi lain hari ini akan menuju Bandar Al Ariys via udara.
Berdasarkan berita yang sampai bahwa pasukan keamanan Mesir tidak mengeluarkan visa untuk enam orang dari anggota delegasi Iran dan Yordania sebagai delagasi Asia untuk kebebasan Gaza, tindakan mencegah mereka untuk memasuki Bandar “Al Arisy”, dan merekapun tidak memberikan penjelasan alasan apa yang mendasari tindakan pelarangan ini.
Delegasi Asia untuk kebebasan Gaza ini terdiri dari 170 orang dari 20 negara Asia, diantaranya Indonesia dengan tujuan memberikan bantuan kepada rakyat Gaza yang direncanakan akan memasuki Gaza Senin sore kemarin.
Namun menurut sebagian sumber yang sampai kepada kami pada Senin malam mereka masih tertahan di Bandar Al Arisy, oleh karenanya sejumlah LSM yang mengirimkan utusannya ikut serta dalam Karavan ini akan memprotes kedutaan Mesir di beberapa negara Asia atas tindakan negaranya tidak member jalan kepada mereka menyampaikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Gaza.
722686