IQNA

Mengenalkan Islam kepada Barat Adalah Tugas dari Cendikiawan Muslim

5:09 - March 09, 2011
Berita ID: 2092787
Upaya untuk mengenalkan hakekat Islam kepada negara-negara Barat adalah tanggung jawab terbesar di pundak para ulama dan cendikiawan muslim di masa kini.
Mufti Ukraina dan delegasi dari negara ini pada Konferensi Internasional Persatuan Islam, dalam wawancara beliau dengan wartawan IQNA menyatakan hal ini, dengan mengatakan, “Ulama dan cendikiawan muslim melalui penjelasan dengan dalil menetapkan bahwa terorisme dan tindak kejahatan tidak ada hubungannya dengan Islam, bahkan klaim tersebut tidak berhak disandarkan kepada Islam dan kaum muslimin.”

Ia menegaskan bahwa penduduk dunia harus menerima kebenaran ini bahwa ajaran-ajaran Islam menyerukan tentang perdamaian dan pembela ha-hak manusia.

Beliau menambahkan, kami kaum muslimin adalah kaum minoritas yang tinggal di Eropa, harus hidup berdampingan dan kami dapat mengambil sikap atas berbagai hal yang disepakati bersama.

Ia menilai perlunya diadakan konferensi persatuan ini, dengan mengatakan, “Pertemuan semacam ini sangatlah bermanfaat agar cendikiawan muslim saling mengenal satu sama lain dan bertukar pikiran, serta memecahkan persoalan umat Islam secara bersama.”

Syekh mengisyaratkan aktifitas agama kaum muslimin di negaranya, dengan mengatakan, “Kaum muslimin berjumlah 2 juta orang atau sekitar 4 persen dari jumlah penduduk Ukraina yang berasal dari berbagai bangsa yang berbeda, memiliki tanggung jawabyang sama untuk menyebarkan ajarar-ajaran al-Quran.”

Beliau pun menilai bahwa negara Ukraina juga menunjukkan dukungan mereka terhadap masyarakat muslim dan adanya perwakilan yang dapat menghubungkan mereka dengan presiden.

Pada akhir pembicaraannya, ia mengatakan, “Salah satu program acara televisi di Ukraina memuat acara tentang Islam dan di bulan Ramadhan berbarengan dengan diadakannya seminar tahunan, kami mendatangkan tokoh-tokoh politik dan agama terkemuka dari berbagai negara.”

758180
captcha