IQNA mengutip dari situs “francesoir” : Pengadilan Republik Prancis telah membatalkan pengaduan Asosiasi yang menentang rasisme di negara ini dalam melawan Claude Gyan atas pernyataannya tentang rasisme yang menentang Muslimin tampa dasar dan melanjtkan kasus ini.
Berdasarkan pendapat ini, bahwa kasus ini telah ditutup secara sempurna, sehingga tidak ada pengadilan manapun yang dapat menuntut menteri dalam negeri dengan alasan pernyataannya.
Asosiasi yang menentang rasisme Prancis sebulan yang lalu menyampaikan pengaduannya atas Claude Gyan ke Pengadilan republik, Menteri dalam negeri Prancis ditengah-tengah sambutannya menyatakan kepraihatinannya atas meningkatnya jumlah Muslim di negara ini, demi menangani proses tersebut.
Dari sisi lain, Asosiasi yang menentang rasisme Prancis ini tidak dapat menerima pendapat pengadilan Republik, dan menurutnya bahwa adanya proporsi otoritas politik seperti ini sangat mengakhawatirkan.
Pengadilan Republik Prancis menganggap layak adanya pengadilan khusus di negara ini dan memiliki posting formal dalam mencapai kebaikan terhadap tuduhan kepada para pejabat Prancis.
Pada bulan Mei yang lalu komite ahli dikriminasi rasial PBB telah mengadakan pembahasan tentang politik yang telah diadopsi dari Prancis akan minoritas, negara ini berada dalam posisi tertuduh dan prevalensi signifikan rasisme di negara ini telah dikritik.
806169