IQNA

Umat Muslim Indonesia Mengutuk Serangan Teroris ke Gereja Protestan

10:59 - September 29, 2011
Berita ID: 2195384
Pemerintah dan Pemimpin Umat Muslim Indonesia kemaren Rabo pada pernyataannya secara terpisah mengutuk serangan teroris pada sebuah gereja di kota Solo.
IQNA mengutip dari situs internet Apic menyebutkan hal itu dan menambahkan, bahwa pihak berwajib sedang mencari pelaku peledakan bom di gereja Bethel Injil di kota Solo Jawa Tengah yang telah menyebabkan tewasnya satu orang yang kemungkinan adalah pelaku sendiri dan terlukanya 27 orang Kristen Protestan.

Para pemimpin berbagai mazhab didalam Islam di negara ini mengutuk keras tindakan ini. Diantaranya Din Syamsuddin pemimpin Organisasi Islam Muhammadiyah sebuah organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia dan Anggota Presidium pimpinan MUI menganggap bahwa para pelaku serangan bunuh diri terhadap gereja ini adalah kelompok penjahat yang tidak berpri kemanusiaan.

Sementara itu, para pemimpin agama Islam lainnya begitu pula pemerintah Indonesia juga mengutuk aksi tersebut dan mengekspresikan kebenciannya terhadap tindakan terorisme itu dengan menekankan, bahwa telah diterbitkan perintah penyelidikan guna mengidentifikasi pelaku dan para pendukung financial.

Susilo Bambang Yudoyono Presiden Republik Indonesia pada hari Selasa dalam wawancaranya pada kesempatan Konferensi Pers menegaskan, bahwa pelaku peledakan bom adalah salah seorang anggota jaringan teroris di wiliyah Cirebon yang terletak 300 km dari kota Jakarta, dimana sebelumnya telah mentargetkan untuk melakukan serangan teroris ke kantor polisi.

Serangan bunuh diri ini dilakukan pada bulan September di kota Solo pada akhir upacara gereja di hari Minggu.

868379
captcha