IQNA

Persidangan Banding atas Para Dokter Syiah Bahrain

2:30 - October 25, 2011
Berita ID: 2211172
Dua puluh dua dokter, perawat dan staf rumah sakit di Manama, dituduh mendukung gerakan Syiah pada Minggu kemarin (23/10). Namun, pengadilan Manama (Bahrain) masih mempertimbangkan keputusannya.
IQNA mengutip laporan dari situs jaringan berita al-Manar, meskipun kekuasaan kehakiman Bahrain telah menangani kasus dukungan para dokter terhadap protes kaum Syiah, namun akan diadakan lagi pengadilan sipil. Jika tidak ada bukti atas tindakan tersebut, orang-orang lainnya pun akan dapat mengajukan sidang banding.


Para petinggi Bahrain menyatakan, Jaksa Agung telah memerintahkan untuk mengadili dua puluh dokter dan staf rumah sakit Syiah di pengadilan sipil. Sementara itu, matoritas mereka di sidang pengadilan militer telah dituduh mendukung gerakan oposisi, yang mengakibatkan hukuman berat dari lima hingga lima belas tahun penjara.


Dua puluh dokter, perawat dan staf rumah sakit Salmaniah yang merupakan rumah sakit terbesar di Manama sebelumnya juga dituduh mencoba menggulingkan rezim Al Khalifa dengan kekuatan dan membantu demonstran Syiah, yang dijatuhi hukuman penjara lima hingga lima belas tahun . Keputusan tersebut mengakibatkan kemarahan organisasi hak asasi manusia, negara-negara Arab dan PBB juga mengangkat isu tersebut.

885906
captcha