IQNA mengutip dari website alwafd, bahwa Konferensi ini diselenggarakan atas kerja sama Internasional Islamic University Malaysia dengan Organisasi ilmu pengetahuan, budaya, dan pendidikan Islam yang terkait dengan ISESCO dan akan berlangsung sampai 14 Desember.
Konferensi tersebut akan di hadiri dari beberapa negara yaitu; Indonesia, Singapur, Brunai, Filipina, Republik Maladewa, India, Pakistan, Bangladesh, Kepala Kolese Qur’an Saudi Arabia, Republik Ghana, Mesir, Tajikistan, Yaman, dan lima belas pemimpin studi penelitian Islam dan Al Qur’an Malaysia.
Menguatkan tingkat penelitian Al Qur’an, pengembangan aktifitas Al Qur’an dan perencanaan Al Qur’an adalah jenis kegiatan yang lebih banyak dilakukan lembaga-lembaga Al Qur’an negara-negara yang berpartisipasi pada konferensi, dan mengevaluasi pengalaman-pengalaman mereka yang berhasil dalam mengajarkan Al Qur’an merupakan tujuan dari pelaksanaan pertemuan ini.
Menurut laporan ini, para peserta pada konferensi Malaysia akan membahas permasalahan yang berhubungan dengan mengajar Al Qur’an dengan memperhatikan pandangan dan penelitian yang baru dalam bidang ini, dan semangat para aktifis dan pemimpin sekolah-sekolah Al Qur’an dengan terkait pada hubungan dan pergaulan satu dengan lainnya.
914038