IQNA

Kritikan Jendral Amerika Atas Berlangsungnya Sebuah Program Anti Islami

17:04 - May 14, 2012
Berita ID: 2325806
Tim internasional: Jendral Martin Dempsy, seorang kepala staf gabungan militer Amerika mengkritik diadakannya sebuah program anti Islam di salah satu pusat pelatihan di negaranya.
IQNA melaporkan, menukil dari The News Tribe: Menyusul sebuah program singkat anti Islam dengan tema "Radikalisme dan Islam", Martin Dempsy seorang jendral yang telah ditunjuk oleh Obama sebagai kepala sataf gabungan militer Amerika mengkritik serta menyebutnya sebagai tindakan tak bertanggung jawab.
Letnan Kolonel Matius Dooley, instruktur program singkat tersebut, mengajarkan kepada para tentara bahwa Islam adalah musuh mereka.

Dalam program tersebut juga disinggung rencana "Perang Total" melawan semua Muslim di dunia, termasuk serangan nuklir penghancuran kota suci Makkah dan Madinah, memusnahkan semua pihak "musuh" meskipun masyarakat sipil.

Program tersebut memang telah diresmikan dan didukung kuat oleh Pentagon.

Martin Dempsey juga melakukan penyelidikan di mana saja program-program serupa diadakan. Ia mengatakan: "Program ini sangat bertentangan dengan kebebasan beragama dan secara ilmiah tidak dibenarkan dan tak bertanggung jawab."
1006745
captcha