Menurut laporan IQNA, menukil dari website Al-Yaum As Sabi', satu-satunya Husainiyah dan Husainiyah pertama umat Syiah Mesir ditutup secara total oleh pemerintah.
Padahal Husainiyah itu baru saja dibuka dan diresmikan dua minggu yang lalu oleh ruhaniawan terkenal Lebanon, Syaikh Ali Kurani.
Dibukanya Husainiyah tersebut mengundang amarah sebagian pihak, khususnya kaum Wahabi, yang menuntut ditutupnya tempat umat Syiah beraktifitas itu.
Setelah Husainiyah tersebut ditutup, Muhammad Duraini dan Mahmud Hamid, pimpinan himpunan umat Syiah Mesir mengirimkan surat kritikan kepada pemerintah berisi tentang kekesalan mereka karena batasan-batasan dan tiadanya kebebasan dalam beragama.
Mahmud Hamid meminta diadakannya perundingan yang dihadiri oleh ulama Al-Azhar dan tokoh-tokoh agama terkemuka Mesir.
Syaikh Ali Kurani mendatangi Mesir untuk menjalin silaturrahmi dengan ulama setempat dan menyempatkan diri meresmikan sebuah Husainiyah. Namun kedatangannya mengundang protes sebagian pihak pembenci Syiah dan mereka berfikiran bahwa Syiah menyalah gunakan kondisi politik labil Mesir untuk beraktifitas secara diam-diam.
1010730