Menurut laporan IQNA, menukil dari surat kabar Al-Yaum As-Sabi' cetakan Mesir, sekelompok oprang di jejaring-jejaring sosial menyatakan: "Diktator Mesir yang telah lengser beberapa jam yang lalu mati di rumah sakit tahanan Tharah, yang mana berita kematiannya itu sampai saat ini masih belum diumumkan secara resmi."
Thariq Al-Awadhi, aktifis politik Mesir dan anggota partai Demokratik Sosial negara itu di halaman pribadinya di jejaring sosial Facebook membenarkan berita kematian Mubarak dengan berkata: "Berita yang terdengar menunjukkan bahwa Husni Mubarak telah mati beberapa jam yang lalu di dalam penjarah Tharah. Beria kematiannya itu pasti akan tersebar beberapa jam lagi."
Isu tersebut membuat heboh banyak pihak, dan para pengguna jejaring sosial ini seperti Facebook dan Twitter meminta mereka untuk menyebutkan sumber berita yang valid.
Isu kematian Mubarak tersebar tak lama setelah terdengar berita bahwa tim medis menyatakan bahwa Husni Mubarak mengalami mati otak.
Menurut sebagian media, Husni Mubarak sempat berwasiat kepada anak dan istrinya agar ia dikuburkan di dekat cucunya setelah mati.
1026285