Menurut laporan IQNA, menukil dari website "webmanagercenter", konfrensi internasional tersebut diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Manajemen Sfax dan diikuti oleh Yayasan Kajian Islami yang merupakan afiliasi Bank Pembangunan Islami.
Lebih dari 100 orang akan menghadiri konfrensi tersebut, khususnya dari kawasan Teluk Persia dan Eropa.
Konfrensi itu akan membahas masalah-masalah terkait Sistim Keuangan Islami, Ekonomi Mikro Islami dan Keadilan Sosial, Manajemen Resiko Dalam Sistem Ekonomi Islami, Inovasi Keuangan Islami serta Islam dan Asuransi Islami.
Burhan Tariqui, pimpinan Fakultas Ekonomi dan Manajemen Sfax menyatakan: "Konfrensi internasional ini akan membawa maju Tunisia yang selama ini termasuk terbelakang dalam dunia bisnis internasional. Selain membahas sistem ekonomi Islami, kami juga akan membahas sistem tersebut dalam kaitannya dengan politik."
"Ada lebih dari 30 artikel yang akan disampaikan dalam konfrensi itu tentang metode-metode pengembangan sistem ekonomi Islami di Tunisia dan negara-negara sekitar."
1028100