Warga kota Tathawin, Tunisia, menggelar aksi unjuk rasa menentang penghinaan terhadap Islam yang dilakukan dalam sebuah pameran seni di kota Al-Marsa.
Para demonstran menyatakan bahwa diadakannya pameran yang menentang Islam tidak dapat dibenarkan. Mereka menekankan: "Tunisia adalah negara Islami, dan penduduk Muslimnya tidak bisa tinggal diam mendengar penghinaan-penghinaan yang dilakukan terhadap Islam."
Mereka meneriakkan yel-yel yang menuntut pemerintah untuk bertindak tegas terhadap perlakuan seperti itu, dan tidak membiarkan kehormatan Islam luntur akibat ulah sebagian pihak.
Diberitakan bahwa semenjak pameran seni tersebut dimulai, sering sekali warga setempat berunjuk rasa yang terkadang berujung pada bentrokan masa dengan polisi.
Menyusul peristiwa tersebut, partai Islami An-Nahdhah meminta pemerintah untuk menganggap penghinaan terhadap Islam sebagai tindak kriminal dan pelakunya dijatuhi hukuman yang berat.
Sumber: tunisienumerique
1030668