Ungkapan itu dilontarkan oleh Hujjatul Islam wal Muslimin Muhsin Qira'ati, kepala Komisi Doa, ketika berbicara di forum dakwah dan budaya islam di kota suci Qom pada tanggal 13 Juni.
Ia menyerukan agar Nahjul Balaghah dan tafsir selalu dipelajari tiap harinya dalam kelas-kelas agama.
Dia mengungkapkan penyesalannya karena selama ini kita tidak memahami Qur'an dan Nahjul Balaghah dengan benar.
"Penyebaran agama harus dilakukan tidak hanya sebagai sarana untuk mencari nafkah,
tetapi sebagai media yang kritis untuk memahami dan menghidupkan kembali Kitab Suci,
yang menyampaikan pesan muliauntuk manusia." demikian ujarnya lebih jauh.
1029584