Tim Internasional: Ayatullah Syaikh Ali Qasim, khatib Jum'at salah satu kota di Bahrain kemarin dalam khutbah Jum'at nya menekankan dihentikannya penyiksaan terhadap ulama Syiah oleh rezim Al Khalifah. Ia mengatakan: "Penyiksaan fisik dan penghinaan terhadap kelompok itu di penjara-penjara Al-Khalifah sangat menyakiti hati setiap insan."
Ayatullah Syaikh Isa Qasim, pimpinan umat Syiah dan khatib Jum'at masjid Imam Shadiq as di Bahrain mengatakan: "Lembaga amnesti dunia telah menyebut hari dijatuhkannya vonis penjara kepada para dokter yang bertugas mengobati orang-orang terluka dengan sebutan "hari hitam"."
Tentang penyiksaan Al Khalifah yang dilakukan terhadap ulama Bahrain yang disebut dengan Tim 21 mengatakan: "Penyiksaan fisik dan penghinaan terhadap ulama dan dosen Bahrain sangat menyiksa perasaan semua insan."
Ia meneknakan agar mereka agar segera dibebaskan secepatnya dan berkata: "Jika rezim Al Khalifa benar-benar menjunjung kebebasan, hari ini juga para aktifis politik kami harus dibebeaskan!"
Khatib Jum'at Bahrain itu di akhir khutbahnya lagi-lagi menekankan bahwa perdamaian adalah satu-satunya yang diinginkan rakyat Bahrain, bukan kezaliman.
Sumber: Al-Wasath
1036210