Para petugas keamanan dan polisi Sudan menyerang jamaah shalat yang sedang melaksanakan shalat berjamaah dalam aksi demo terhadap pemerintah dengan melempar gas air mata untuk membubarkan ibadah mereka.
Selain itu mereka juga mencegah para wartawan berdatangan ke kota Khartoum untuk meliput berita tersebut.
Masjid Nabi di kota Khortoum minggu lalu juga menyaksikan serangan para petugas keamanan terhadap para demonstran yang kemudian menangkap mereka.
Tujuh belas partai yang bertentangan dengan pemerintah pada hari Kamis 5 Juli kemarin mengadakan rapat membahas suatu kesepakatan. Faktor yang memicu aksi protes berbagai kalangan di Sudan dikarenakan sistim pemerintahan yang hanya memihak pada satu partai dan tidak adanya pembenahan-pembenahan sosial dan ekonomi.
Sumber: aufaitmaroc
1046499