Acara tersebut dihadiri oleh keluarga syuhada Qana, ulama, para aktifis dan politikus Lebanon beserta seganap warga di desa Qana.
Hizbullah menggelar acara tersebut untuk mengenang tragedi yangmenimpa syuhada Qana. Acara dimulai dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'a, nyanyian lagu kebangsaan, dan pidato oleh Nawaf Musawi, anggota fraksi perjuangan Hizbullah.
Nawaf Musawi mengatakan: "Kini kita mengenang kepergian saudara-saudara kita. Berkat darah mereka kini kita hidup sejahtera."
Ia menambahkan: "Tak ada yang bisa berusaha menghapus atau melupakan jasa yang telah diberikan oleh para syuhada."
Nawaf Musawi menekankan urgensi persatuan dan persaudaraan seraya mengatakan: "Kita tiak boleh berpecah belah dan saling memusuhi satu sama lain; karena itu adalah satu-satunya kelemahan yang dicari oleh musuh."
Desa Qana pada tanggal 30 Juli tahun 2006, tepatnya saat perang 33 hari antara Israel dan Hizbullah, dijatuhi bom oleh tentara Israel. 55 warga tewas akibat serangan tersebut.
1068386